coachfactoryoutletonlinestorez.net – Platypus (atau bebek paruh bebek, Ornithorhynchus anatinus) adalah salah satu hewan paling unik dan misterius di Bumi. Endemik di Australia timur dan Tasmania, hewan semi-akuatik ini tampak seperti campuran bebek, berang-berang, dan berang-berang — dan memang benar-benar aneh! Saat pertama kali dibawa ke Eropa pada akhir abad ke-18, para ilmuwan mengira itu hoax. Berikut 15 fakta paling mengejutkan tentang platypus (update pengetahuan hingga 2026):
- Hanya satu dari lima mamalia yang bertelur Platypus termasuk kelompok monotreme (bersama 4 spesies echidna). Mamalia lain melahirkan anak hidup, tapi platypus bertelur seperti reptil atau burung!
- Paruhnya seperti sensor super (electroreception) Paruh platypus bukan untuk makan seperti bebek, melainkan organ sensor dengan ribuan reseptor listrik. Saat menyelam (mata, telinga, hidung tertutup), ia mendeteksi medan listrik kecil dari mangsa — seperti “indra keenam”!
Jantan beracun — satu-satunya mamalia beracun yang aktif Jantan dewasa punya taji beracun di kaki belakang. Racunnya sangat menyakitkan (bisa bikin manusia menderita berbulan-bulan), digunakan untuk bertarung saat musim kawin.
- Tidak punya perut (stomach) Platypus tidak memiliki lambung asam seperti kebanyakan mamalia. Makanannya langsung masuk ke usus — salah satu adaptasi evolusi paling langka.
- Bersinar di bawah sinar UV (biofluorescence) Bulu platypus berpendar hijau-biru saat terkena sinar ultraviolet. Fenomena ini ditemukan baru-baru ini (sekitar 2020) dan masih diteliti — mungkin untuk komunikasi atau kamuflase!
- Betina menyusui tanpa puting Platypus betina memproduksi susu, tapi tidak punya puting. Susu keluar dari pori-pori di kulit perut, lalu anak menjilatnya langsung.
- Telur kecil & anak super mungil Betina bertelur 1–3 butir (seukuran kacang almond). Anak yang baru menetas sangat kecil (seperti kacang lima bean) dan butuh inkubasi 10 hari.
- Tidak punya gigi setelah dewasa Platypus muda punya gigi kecil, tapi rontok dan diganti dengan pelat tanduk. Mereka menggiling makanan dengan kerikil di kantong pipi.
- Suhu tubuh terendah di antara mamalia Suhu tubuh platypus hanya sekitar 32°C (lebih rendah dari kebanyakan mamalia), cocok untuk hidup di air dingin.
- Bisa tidur hingga 14 jam sehari Platypus sangat aktif di malam hari (nokturnal) dan tidur rata-rata 14 jam per hari — dengan durasi REM (mimpi) paling panjang di antara hewan!
- Evolusi kuno — leluhur sejak zaman dinosaurus Platypus modern berusia minimal 4 juta tahun, tapi garis keturunannya berpisah dari mamalia lain sekitar 166 juta tahun lalu.
- Kromosom seks paling rumit Jantan punya 10 kromosom seks (5X + 5Y) yang membentuk rantai — sistem paling kompleks di dunia mamalia!
- Bisa hidup hingga 20 tahun Di alam liar rata-rata 10–15 tahun, tapi di penangkaran bisa mencapai 20+ tahun.
- Status konservasi: Near Threatened Populasi menurun karena hilangnya habitat, polusi sungai, perubahan iklim, dan bendungan (data IUCN & WWF hingga 2025–2026).
- Simbol Australia yang ikonik Platypus muncul di koin 20 sen Australia dan menjadi hewan nasional tidak resmi — bukti bahwa alam Australia memang penuh keajaiban aneh!
Kesimpulan Platypus bukan hanya hewan lucu — ia adalah kapsul waktu evolusi, bukti hidup bahwa alam bisa menciptakan sesuatu yang benar-benar tak terduga. Dari bertelur, beracun, bersinar, hingga tanpa perut — tak ada hewan lain di Bumi yang seperti platypus.
