coachfactoryoutletonlinestorez.net – Pantai Sanur, Bali, menjadi tuan rumah Turnamen Sepak Takraw Pantai 2025 yang sukses menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Berbeda dari sepak takraw tradisional yang dimainkan di lapangan keras, versi pantai ini menggunakan pasir sebagai permukaan, membuat permainan lebih menantang sekaligus menghibur. Event ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk beberapa tim undangan dari Malaysia dan Thailand yang terkenal sebagai negara kuat dalam olahraga ini.
Pertandingan berlangsung selama tiga hari penuh, dimulai pagi hingga sore, memanfaatkan suasana pantai yang indah. Para pemain menunjukkan keterampilan luar biasa dalam mengontrol bola rotan, melakukan smash akrobatik, dan bertahan di tengah kondisi pasir yang membuat kaki cepat lelah. Penonton yang hadir tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga menikmati suasana festival dengan stand kuliner, musik live, dan aktivitas pantai lainnya.
Ketua panitia, I Made Santika, menjelaskan bahwa tujuan turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga mempromosikan sepak takraw pantai sebagai olahraga rekreasi yang potensial dikembangkan di destinasi wisata. Ia berharap ke depannya turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan yang masuk kalender pariwisata Bali.
Bagi penonton, pengalaman menyaksikan pertandingan ini terasa unik karena memadukan olahraga, hiburan, dan pemandangan alam yang memukau. Dengan sorakan penonton, suara ombak, dan semangat sportivitas, Turnamen Sepak Takraw Pantai Bali 2025 menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi magnet wisata yang kuat.